Untuk mengatasi anak susah makan ibu bisa menciptakan suasana makan yang nyaman. Bisa jadi anak menolak untuk makan dikarenakan suasana saat makan yang tidak membuatnya nyaman. Untuk menciptakan suasana yang nyaman adalah ibu bisa memberikan anaknya pujian dan memberikan komentar yang positif. Hati anak pun akan senang dengan suasana yang seperti itu. Jika anak memakan makanan dalam kondisi ibu yang sedang marah-marah, badmood dan suka mengancam anak pun akan merasa tidak nyaman.
Penyebab anak sulit makan bisa dikarenakan oleh kondisi tubuh mereka yang tidak stabil slam artian anak sedang tidak enak badan seperti batuk dan pilek.Susah makan yang sifatnya sederhana (misalnya karena sedang sakit) biasanya tidak sampai menunjukkan dampak yang berarti pada kesehatan dan tumbuh kembang anak. Dampak yang cukup berarti baru akan muncul pada kondisi susah makan yang berat dan lama.
Untuk jangka pendek, dampak yang bisa terjadi seperti keadaan kekurangan energi akut danhipoglikemia (kadar gula darah kurang), berkeringat dingin, kejang, sampai pingsan. Sedangkan dalam jangka waktu lama, susah makan akan berakibat hambatan tumbuh kembang (failure to thrive), kurang gizi, kekurangan vitamin A, kekurangan yodium dan mineral lainnya, anemia defisiensi besi, kecerdasan dan kekebalan tubuh menurun
Penyebab 5 : Mengkonsumsi Camilan
Penyebab lain Anak tidak mau makan yaitu disebabkan Anak sudah banyak mengonsumsi camilan-camilan. Nah, yang perlu dicermati adalah camilan apa saja yang dimakan? Jika camilan tidak lengkap gizi maka meskipun Anak merasa tidak lapar tetapi di sisi lain tidak mendapat cukup gizi. Untuk itu, perlu dibuat jadwal makan sehari-hari agar Anak makan teratur dan mendapat zat gizi yang lengkap, termasuk memasukan menu makan utama dan camilan.
Penyebab 6 : Tidak Nafsu Makan
Kenapa Anak Susah Makan ? Apa solusinya ?Memasuki usia 1 tahun, anak mulai menunjukkan keinginan dalam makanan, misalnya pada suatu hari anak hanya makan ayam saja dalam waktu 1 pekan kemudian tidak mau makan ayam sama sekali tetapi hanya makan buah-buahan. Ibu tidak perlu khawatir melihat tanda-tanda seperti ini, yang penting ibu dapat membuat makanan lebih bervariasi supaya anak tertarik. Pada usia 2 tahun, anak lebih suka berlari kesana kemari sehingga rewel ketika disuruh makan. Menghadapi anak seperti ini sebaiknya ibu memberi makanan padat bergizi dan lengkap tetapi porsinya lebih kecil dan lebih sering.
Penyebab 7 : Menunjukkan keakuannya
Anak usia 3-4 tahun mulai masuk fase negatifistik yaitu menolak makan karena menunjukkan keakuannya. Ibu bisa menyiasatinya dengan menyajikan makanan semenarik mungkin sehingga anak susah menolak makanan yang diberikan. Bisa jadi anak tidak mau makan karena sudah terlalu banyak mengkonsumsi makanan selingan, untuk itu ibu harus mengatur supaya anak tidak terlalu sering jajan.
Penyebab 8 : Makan Manis Sebelum Jadwal Makan
Apa yang terjadi jika anda makan coklat yang manis (atau makanan manis lainnya) sesaat sebelum makan nasi ?? Bisa dipastikan kita akan malas makan makanan utama yakni nasi. Kenapa seperti itu ? Karena rasa manis dalam makanan seperti coklat serta makanan manis lainnya tinggi kalori serta memberi efek kenyang sesaat. Jika sesaat sebelum makan makanan utama anak anda suka ngemil coklat maka efeknya mereka akan malas makan makanan utama.
Sebagai orang tua anda perlu membuat jadwal kapan si kecil diperbolehkan untuk makan es krim, coklat, roti manis dan makanan manis lainnya. Hindari makan makanan manis sesaat sebelum jadwal makan. Jika ini anda lakukan, maka anak anda akan lebih lahap dalam memakan makanan utama mereka.
18. Hindari Minum Berlebih
Ibu harus memperhatikan pemberian minum saat anak makan. Jangan sampai anak ibu terlalu banyak minum saat makan. Terlalu banyak minum saat makan bisa membuat anak menjadi kenyang sehingga anak pun. akan menolak untuk menghabiskan makanannya.
19. Biarkan Anak Mandiri
Bagi ibu yang memiliki anak balita sekali-kali ibu bisa membiarkan anaknya menjadi mandiri. Misalnya saja biarkan anak untuk memasukkan sendok berisi makanan ke dalam mulutnya menggunakan tangannya sendiri. Ibu hanya cukup mengawasi. Jangan takut dengan lantai kotor dan meja makan yang berantakan. Hal tersebut justru membuat mood anak menjadi baik dan suasana menjadi nyaman.
Jangan memarahi anak yang menumpahkan sedikit makanannya di meja makan atau lantai sebab, suasana akan menjadi tidak nyaman. Membiarkan anak mandiri bisa dijadikan sebagai media pembelajaran untuknya.
0 Komentar untuk "Bagi ibu yang memiliki anak balita sekali-kali"